Sosialisasi Aplikasi SADATU HSS (Sistem Akselerasi Data Akurat Terpadu UMKM)

Pada hari Rabu, 08 Juli 2026, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi SADATU HSS (Sistem Akselerasi Data Akurat Terpadu UMKM) sebagai upaya meningkatkan kualitas pendataan Usaha Mikro secara akurat, terpadu, dan berbasis digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mendukung pengembangan UMKM melalui penguatan sistem informasi dan basis data usaha yang terintegrasi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Nafarin, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa data UMKM yang valid dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam perencanaan program pembinaan, pendampingan, fasilitasi perizinan, akses pembiayaan, serta penyaluran bantuan yang tepat sasaran bagi pelaku usaha mikro di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sosialisasi dan pemaparan materi disampaikan oleh Kepala Bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, H. M. Afif Bizri, SH., M.Hum. Beliau menjelaskan fungsi, fitur, serta mekanisme penggunaan aplikasi SADATU HSS, mulai dari proses pendataan, pembaruan informasi usaha, hingga pemanfaatan data untuk mendukung percepatan layanan dan pengembangan UMKM. Melalui aplikasi ini, diharapkan proses pengumpulan dan pengelolaan data usaha dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 20 pelaku Usaha Mikro dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara penggunaan aplikasi, pentingnya pemutakhiran data usaha secara berkala, serta manfaat data yang akurat dalam memperoleh akses terhadap berbagai program dan layanan pemerintah.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan aplikasi SADATU HSS dapat menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan sistem pendataan UMKM yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan pemerintah serta pengembangan usaha mikro di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

PEMKAB HSS GELAR PELATIHAN TINGKATKAN KAPASITAS PENGURUS KOPERASI SEBAGAI PILAR EKONOMI RAKYAT

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Perusahaan (UKMP) menyelenggarakan kegiatan strategis, yakni Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. ​Kegiatan ini resmi dibuka pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Ballroom Mall Pelayanan Publik HSS, Lantai III, Pasar Los Batu, Kandangan. ​Mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, SE, S.Sos, acara pembukaan dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian & Pembangunan, H. Zulkifli, S. Sos, M. IP. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi & UKMP HSS, Nafarin, S. STP, M. Si.

​Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Koperasi & Usaha Mikro, M. Afif Bizri, SH, M. Hum, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan dilaksanakan dalam tiga angkatan untuk menjangkau seluruh pengurus koperasi di tingkat desa dan kelurahan. ​Angkatan I : 100 peserta, berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Desember 2025, ​Angkatan II : 100 peserta, berlangsung dari tanggal 18 hingga 20 Desember 2025, dan ​Angkatan III : 96 peserta, berlangsung dari tanggal 21 hingga 23 Desember 2025. ​Total peserta pelatihan mencapai 296 orang yang akan dibekali pengetahuan oleh narasumber ahli, yaitu Fitriadi, Pratiwi Syarifah, dan M. Rifani.

​Sambutan Bupati HSS yang dibacakan oleh Asisten II, H. Zulkifli, menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana. Kegiatan ini disebut sebagai langkah strategis dan konkrit dari Pemkab HSS dalam upaya memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian rakyat di tingkat bawah.

​“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tapi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan azas kekeluargaan dan gotong royong,” ujar Asisten Zulkifli saat membacakan sambutan Bupati.

​Lebih lanjut ditekankan, koperasi harus mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah tantangan globalisasi ekonomi yang semakin kompleks, menuntut pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para pengurus menjadi kunci keberhasilan, di mana Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal, mendorong kemandirian desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ​Bupati juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik guna memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang memadai tentang pengelolaan koperasi.

​Kegiatan secara resmi dibuka yang ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Asisten II, H. Zulkifli, serta penyerahan peralatan dan Alat Tulis Kantor (ATK) kepada perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya pelatihan.